RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI TERHADAP JARAK TANAM PADA LAHAN TADAH HUJAN DENGAN MENGGUNAKAN PENGAIRAN INTERMITTENT

Ruminta Ruminta, Agus Wahyudin, Syaza Sakinah

Abstract


Peningkatan produksi padi untuk mencapai kebutuhan pangan nasional diperlukan paket teknik budidaya
yang baik yang meliputi varietas padi unggul, pemupukan, jarak tanam, dan sistem pengairan yang tepat. Telah
dilakukan penelitian budidaya padi menggunakan varietas padi, jarak tanam dan sistem pengairan intermittent
pada lahan sawah tadah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui varietas padi dan jarak tanam yang tepat
pada sistem pengairan intermitten di lahan tadah hujan. Penelitian dilakukan pada tahun 2014 pada lahan tadah
hujan dengan ketinggian tempat 765 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan enam
perlakuan yang merupakan kombinasi dari dua varietas padi (Ciherang dan Sintanur) dan tiga perlakuan jarak
tanam (25x25 cm, 30x30 cm, dan 25x25x50 cm atau legowo 2:1) yang diulang empat kali. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jarak tanam legowo 2:1 pada sistem pengairan intermittent merupakan perlakuan terbaik
dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi baik Ciherang maupun Sintanur.
Kata kunci: varietas Ciherang dan Sintanur, jarak tanam, padi, pengairan intermitten
ABSTRACT
Effort to increase rice production for achieve the demands of national food needed a good cultivation
techniques such as high-yielding rice varieties, fertilization, plant spacing, and proper irrigation system.
Experiment of rice cultivation had been carried out using varieties of rice, row spacing, and irrigation system in
the rain-fed lands. This experiment aims to know the proper varieties of rice and row spacing on intermittent
irrigation system in rain-fed land. The Experiment was conducted in 2014 at the rain-fed land with altitude 765 m
above sea level. Randomized Block Design was used with six treatment is a combination of two rice varieties
(Ciherang and Sintanur) and three treatment space (25x25 cm, 30x30 cm, and 25x25x50 cm or Legowo 2: 1) and
four times replicating. The results showed that the row spacing of 25x25x50 cm or Legowo 2: 1 in the intermittent
irrigation system is the best treatment to increase growth and yield of rice plants both Ciherang and Sintanur.
Key words: Ciherang and Sintanur varities, row spacing, rice, intermittent irrigation


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.agrin.2017.21.1.338

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



________________________
Agrin
Agriculture Research Journal
Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University
Address :
Jl Dr.Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto 53123
Jawa Tengah, Indonesia; Telp/Fax : +62(0281)638791
e-mail : jurnalagrin@yahoo.com , cc : ahadiyat_yugi@yahoo.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.