STUDI POPULASI SERANGGA PENYERBUK Elaidobius kamerinucus PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elais guieneensis Jacq) DI KEBUN BANGUN PTPN III KABUPATEN SIMALUNGUN

Dwi Agit Rahmadani, Achmad Iqbal

Abstract


Kelapa sawit merupakan tanaman monokotil dan monoecious, yaitu bunga jantan dan bunga betina
dijumpai secara terpisah pada satu tanaman. Karena sifatnya yang monoecious, tanaman kelapa sawit memerlukan
perantara yang mampu memindahkan serbuk sari dari bunga jantan ke bunga betina yang sedang anthesis yaitu
serangga Eleaidobius kamerunicus. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari populasi kumbang E. kamerunicus
dan faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Populasi kumbang diamati pada tandan bunga jantan kelapa
sawit dengan metode stratified random sampling. Perbedaan populasi serangga E. kamerunicus dan faktor-faktor
lingkungan dianalisis dengan ANOVA. Hubungan antara faktor-faktor lingkungan dan populasi kumbang
dianalisis dengan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukan bahwa populasi serangga E. kamerunicus di
perkebunan Afd. IV Kebun Bangun PTPN III Kabupaten Simalungun telah memenuhi kebutuhan serangga
penyerbuk dalam proses penyerbukan untuk menaikkan jumlah produksi kelapa sawit yaitu lebih dari 20.000
ekor/ha. Jumlah spikelet mempengaruhi jumlah populasi serangga E. kamerunicus, sedangkan suhu dan
kelembaban udara tidak mempengaruhi populasi serangga E. kamerunicus.
Kata kunci : Eleaidobius kamerunicus, kelapa sawit


ABSTRACT
Oil palm is a monocotyle crop and monoecious, the male flowers and female flowers found separately on
a single plant. Because it is monoecious, oil palm plantation require agent which capable of pollen transferring
from the male flower to the female flower in anthesis stadium namely Eleaidobius kamerunicus. This research
aims to study E. kamerunicus weevil population and environmental factors that influence it. Weevil population
was observed in the male flower bunches of palm with stratified random sampling method. E. kamerunicus weevil
population difference and environmental factors were analyzed by ANOVA. The relationship between
environmental factors and weevil population was analyzed by Pearson correlation. The results showed that E.
kamerunicus weevil population in Afd. IV Kebun Bangun PTPN III Simalungun has met the needs of weevil
pollinating in the pollination process to increase the amount of oil palm production of more than 20,000 weevil/ha.
Spikelet number affect the population of E. kamerunicus, while the air temperature and humidity does not affect
E. kamerunicus weevel population.
Keywords: Eleaidobius kamerunicus, oil palm


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.j-agrin.v19.i1.345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



________________________
Jurnal Agrin
Agriculture Research Journal
Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University
Address :
Jl Dr.Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto 53123
Jawa Tengah, Indonesia; Telp/Fax : +62(0281)638791
e-mail : jurnalagrin@yahoo.com , cc : ahadiyat_yugi@yahoo.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.