PERTUMBUHAN, KERONTOKAN, DAN KANDUNGAN NUTRISI BUAH JERUK PADA PERLAKUAN JUMLAH BUAH MUDA PER DOMPOL

Moch Inung Rahmawan, Slamet Rohadi Suparto, Sakhidin Sakhidin2

Abstract


Jumlah buah muda per dompol menentukan tingkat persaingan antar buah dalam mendapatkan fotosintat.
Tingkat persaingan tersebut akan berpengaruh terhadap pertumbuhan, kerontokan, dan kandungan nutrisi buah
dalam suatu dompol. Tujuan penelitian adalahuntuk mengkaji pengaruh jumlah buah muda terhadap diameter
buah, bobot per buah, kerontokan buah, dan kandungan gula dan vitamin C.Penelitian surve ini menggunakan
tanaman jeruk yang berumur 3 tahun. Lokasi penelitian di Desa Karangdadap, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten
Banyumas dengan ketinggian tempat sekitar 45 mdpl.Faktor yang diteliti adalah jumlah buah muda per dompol
(1, 2, dan 3 buah). Perlakuan tersebut diulang 3 kali dalam setiap pohon, jumlah pohon yang diteliti sebanyak 10
batang dari 12 pohon jeruk yang ada di lokasi penelitian. Variabel yang diamati meliputi jumlah buah retensi dan
buah rontok per dompol,diameter buah, bobot per buah, kandungan gula, dan kandungan vitamin C. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa antar jumlah buah muda per dompol yang diteliti tidak menunjukkan pengaruh
terhadap diameter buah, bobot per buah, kerontokan buah, kandungan gula, dan kandungan vitamin C buah jeruk.
Kerontokan buah jeruk untuk setiap dompol yang berisi 1 buah, 2 buah, dan 3 buah masing-masing mulai terjadi
140, 70, dan 80 hari setelah fruitset; sedangkan tingkat kerontokannya adalah 4,0%, 13,0%, dan 14,7%
Kata kunci: dompol, kerontokan, kandungan gula, vitamin C


ABSTRACT
Number of young fruits per cluster determine the competition level among fruits for getting photosynthate.
This competition level influence growth, fruit drop, and nutrition content of fruit. The objective of this research
was to study the effect of number of young fruits on fruit diameter, weight per fruit, fruit drop, and content of
glucose and ascorbic acid. Research used 3 years old orange tree of local variety. It was located at Karangdadap
village, Kalibagor district, and Banyumas regency with about 45m asl altitude. The treatment was 3 levels of
number of young fruit per cluster : 1, 2, and 3. The observed variables were number of fruit drop and fruit retention
per cluster, fruit diameter, weight per fruit, content of glucose and ascorbic acid. The results of research showed
that number of young fruit did not influence fruit diameter, weight per fruit, fruit drop, content of sucrose and
ascorbic acid. Fruit drop of cluster having 1, 2, and 3 young fruits were occurred at 140, 70, and 80 days after
fruitset respectively and its level were 4,0%; 13,0%, and 14,7%.
Keywords : cluster, fruit drop, content of glucose and ascorbic acid.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.j-agrin.v19.i1.346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



________________________
Jurnal Agrin
Agriculture Research Journal
Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University
Address :
Jl Dr.Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto 53123
Jawa Tengah, Indonesia; Telp/Fax : +62(0281)638791
e-mail : jurnalagrin@yahoo.com , cc : ahadiyat_yugi@yahoo.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.