OPTIMASI EKSTRAKSI SENYAWA FENOLIK DARI KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) BERBANTU GELOMBANG MIKRO

Ali Maksum, Ike Sitoresmi Mulyo Purbowati

Abstract


Kelopak bunga rosella adalah sumber senyawa fenolik yang baik. Dalam penelitian ini ekstraksi dibantu
gelombang mikro digunakan untuk mengekstrak senyawa fenolik dari kelopak bunga Rosella. Dengan
menggunakan metode respon permukaan, efek daya gelombang mikro, konsentrasi etanol, dan waktu ekstraksi
pada hasil total fenol yang diselidiki dan kondisi optimal ditentukan sebagai berikut: daya gelombang mikro 250
W, konsentrasi etanol 78,36% dan waktu ekstraksi 4,91 menit. Nilai perkiraan untuk total hasil fenol, 24,61 mg/g
diperoleh pada kondisi tersebut. Percobaan verifikasi pada kondisi optimum, terdiri dari 4 putaran, dilakukan dan
hasil praktis 23,77 + 0,25 mg/g jumlah fenol lebih tinggi dari pada metode konvensional 19,84 + 0,46 mg/g.
Dibandingkan dengan metode konvensional, antosianin, vitamin C dan hasil ekstraksi dibantu gelombang mikro
adalah 14,80 + 0,08, 10,74 + 0,14 mg/g dan 22,09 + 3,3% yang lebih tinggi dan berbeda secara signifikan dalam
tingkat kepercayaan 95% dari pada ekstraksi konvensional, yaitu 9,25 + 0,04, 9,99 + 0,16 mg/g dan 16,18 + 1,9%.
Aktivitas antibakteri yang dinyatakan dengan nilai zona hambat adalah 12,6 + 0,6 mm pada E. coli dan 11,6 + 0,3
mm terhadap S. aureus. Nilai IC50 ekstrak adalah 202,47 μL/mL. Dibandingkan dengan metode konvensional,
zona hambatan 10,2 + 0,4 mm pada E. coli dan 9,8 + 0,6 mm pada S. aureus. Aktivitas antioksidan dinyatakan
dengan nilai IC50293,09 μL/mL
Kata kunci: kelopak bunga Rosella, ekstraksi berbantu gelombang mikro, fenol
ABSTRACT
Roselle calyx is an excellent source of phenolic compounds. In this study, microwave-assisted extraction
was applied to extract the phenolic compounds from Roselle calyx. By using response surface methodology, the
effects of microwave output power, ethanol concentration, and extraction time on total phenolic yield were
investigated and the optimal conditions were determined as follows: microwave output power 250 W, ethanol
concentration 78.36% and extraction time 4.91 min. The estimated values for total phenols yield, 24.61 mg/g was
obtained at those conditions. A verification experiment at the optimum condition, consisting of 4 runs, was
performed and the practical yield 23.77 + 0.25 mg/g total phenols higher than using conventional method 19.84
+ 0.46 mg/g was obtained. Compared with conventional method, anthocyanin, vitamin C and yield of microwave
assisted extraction were 14.80 + 0.08, 10.74 + 0,14 mg/g and 22.09 + 3.3 % which were higher and significantly
different within 95% confidence level than conventional extraction , which were 9.28 + 0.04, 9.99 + 0.16 mg/g
and 16,18 + 1,9%, respectively. Antibacterial activity expressed with inhibitory zone value was 12.6 + 0.6 mm
against E coli and 11.6 + 0.3 mm against S aureus. IC50 value of the extract was 202.47 μL/mL.Compared with
conventional method, with inhibitory zone of 10. 2 + 0.4 mm against E coli and 9.8 + 0.6 mm against S aureus.
Antioxidant activity expressed with IC50 value of 293.09 μL/mL.
Key words: roselle calyx, extraction, microwave, phenols

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.agrin.2017.21.2.368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



________________________
Agrin
Agriculture Research Journal
Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University
Address :
Jl Dr.Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto 53123
Jawa Tengah, Indonesia; Telp/Fax : +62(0281)638791
e-mail : jurnalagrin@yahoo.com , cc : ahadiyat_yugi@yahoo.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.