KERAGAMAN DAN KEERATAN HUBUNGAN KOMPONEN HASIL BAWANG MERAH KULTIVAR SUPER PHILIP DI SEMBILAN PEMUPUKAN

Fuad Nur Azis, Rohmad Budiono, Sri Zunaini S

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia. Tanaman ini dapat beradaptasi
dengan berbagai kondisi lingkungan. Super Philip merupakan salah satu kultivar bawang merah nasional di
Indonesia dengan potensi produktivitas sekitar 17,6 t/ha. Informasi tentang hubungan karakter dalam kultivar ini
belum banyak dipelajari. Hubungan antara karakter penting dalam pengembangan kultivar sehingga dapat
menerapkan teknologi baru untuk meningkatkan hasil secara langsung atau tidak langsung. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui variasi sifat pada bawang merah dan besarnya korelasi dan pengaruh tidak langsung langsung
dari tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, diameter, dan berat biomassa dengan bobot umbi akibat
perbedaan lingkungan. Bahan yang digunakan adalah umbi bawang merah, kultivar Super Philip yang ditanam
pada bulan September-November 2014. Keragaman diukur dengan kisaran minimum dan maksimum, keragaman
dan koefisien keragaman. Korelasi pearson digunakan untuk mengukur hubungan antara karakter. Analisis jalur
untuk bobot umbi dilakukan pada tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, diameter. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa keragaman dan korelasi bobot umbi dan biomassa tanaman akibat lingkungan yang berbeda.
Korelasi yang terjadi dikarenakan bobot umbi tanaman yang dipengaruhi langsung oleh biomassa, diameter umbi
dan tinggi tanaman.
Kata kunci: korelasi, analisis jalur, bawang merah
ABSTRACT
Shallot is one of the important commodities in Indonesia. It is able to adapt to various environmental
conditions. Super Philip is one of national shallot cultivar in Indonesia with potential productivity about 17.6 t/ha.
Information about traits relationship in this cultivar is not widely studied. The relationship between the traits is
important in the development of cultivars that can apply new cultivation technology to increasing yield directly or
indirectly. This study aims to determine the variation of traits in shallot and magnitude of correlation and direct
indirect effect of plant height, number of tillers, leaf number, diameter, and weight of biomass to the weight of
bulb due different environment. The materials used are shallot bulbs Super Philip cultivars that planted in
September-November 2014. The diversity is measured by the range of the minimum and maximum values, mean,
variance and coefficient of variation. Pearson correlation was used to measure the relationship between the traits.
Path analysis performed on plant height, number of tillers, leaf number, diameter, and weight of biomass to the
weight of bulb. The results showed that a varians and correlation found in bulb weight and plant biomass were
caused by diferent environment. Correlation were caused by direct effect the weight of bulb by plant biomass, bulb
diameter and plant height.
Keywords: correlation, path analysis, shallot

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.