EFEKTIVITAS KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN VITAMIN C KALE

Heny Agustin, Annisa Nur Ichniarsyah

Abstract

Kandungan vitamin C yang tinggi pada kale membuat sayuran ini menjadi primadona. Berbagai upaya pada
teknik budidaya dengan penambahan pupuk kalium dalam bentuk KNO3 dilakukan dengan harapan
mampumeningkatkan pertumbuhan dan kandungan vitamin C nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas KNO3 pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan dan kandungan vitamin C pada kale. Penelitian
dilaksanakan dari Januari hingga Oktober 2017 dengan menggunakan dua jenis kale yaitu Nero Toscana (kultivar
daun hijau) dan Curly Scarlet (kultivar daun ungu) tanpa dimaksudkan untuk membandingkan keduanya.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu konsentrasi KNO3 yang terdiri atas
5 taraf: tanpa KNO3 (kontrol), 2 g/L, 4 g/L, 6 g/L, 8 g/L. Karakter pertumbuhan, hasil panen dan kandungan
vitamin C diamati pada penelitian ini. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian KNO3 secara umum tidak
memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil panen kale hijau. Namun aplikasi KNO3dengan
konsentrasi 8 g/L berhasil meningkatkan kandungan vitamin C dibandingkan seluruh perlakuan dengan rata-rata
120.29 mg/100 g dari lima kali panen. Puncak vitamin C sebesar 152.18 mg/100 g terjadi saat kale hijau dipanen
pada usia 175 hari setelah tanam (HST). Sementara pada kale ungu pemupukan KNO3 dengan konsentrasi 8 g/L
mampu meningkatkan tinggi tanaman lebih besar 6.18 cm dan luas daun lebih besar 14.19 cm2 dibandingkan
kontrol tetapi tetap tidak berdampak pada hasil panennya. Kandungan vitamin C pada kale ungu berhasil
ditingkatkan dengan perlakuan KNO3 8 g/L dengan rata-rata 141.13 mg/100 g dari lima kali panen. Puncak vitamin
C sebesar 182.3 mg/100 g terjadi saat kale ungu dipanen pada usia 85 HST.
Kata kunci:kale Nero Toscana, kale Curly Scarlet, pupuk kalium, waktu panen
ABSTRACT
Kale contains high vitamin C and makes it become a vegetables that are in great demand. One of various
efforts on cultivation techniques such as the application of potassium fertilizer was done to improve growth and
increase vitamin C content. This research aimed to observe the effectiveness of KNO3 in various concentrations
on growth and vitamin C content. The research was done from January-July 2017, using two varieties of kale;
Nero Toscana (green-leaf cultivar) and Curly Scarlet (purple-leaf cultivar) without intending to compare both
varieties. Research design used was 1-factor randomized group design (KNO3 concentration) consists of 5 levels:
without KNO3 (control), 2 g/L, 4 g/L, 6 g/L, and 8 g/L. Characteristics of growth, yields and vitamin C content
were observed in this study. From the results, it can be seen that the application of KNO3 generally did not give
significant effect on growth and yield. However, the application of 8 g/L KNO3 concentration successfully
increased the vitamin C content compared to other treatments with average of 120.29 mg/100 g of five harvests.
The highest vitamin C content was 152.18 mg/100 g obtained at 175 days after planting. The application of KNO3
on purple kale at 8 g/L KNO3 concentration was able to increase its height about 6.18 cm and leaf area meter at
14.19 cm2 compared to control. However, the application did not give significant effect on its yield. The vitamin
C content of purple kale could be increased with KNO3 application at 8 g/L with average of 141.13 mg/100 g of
five harvests. The highest vitamin C content (182.63 mg/100 g) obtained at 85 Days After Planting.
Key words: Nero Toscana, Curly Scarlet, potassium fertilizer, growth and yield

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.